Nutrisi Terbaik untuk Ibu Hamil

Para calon ibu pasti sudah mengetahui bahwa menjaga nutrisi dimasa kehamilan sangat penting dilakukan. Setiap makanan yang dikonsumsi calon ibu akan menjadi sumber gizi utama bagi calon bayi di dalam kandungan.

Lalu, apakah benar seorang ibu hamil harus makan dengan jumlah dua kali lipat lebih banyak dari biasanya? Tentu saja tidak, hal itu adalah mitos. Kenyataanya adalah konsumsi makanan dengan menu yang gizinya dua kali lipat sehingga tercapai pemenuhan nutrisi untuk ibu dan calon bayi.

Sebagai calon ibu, Anda harus mulai memikirkan pilihan makanan terbaik untuk ibu yang sedang hamil, mengapa demikian karena disetiap makanan terdapat nutrisi pilihan yang dibutuhkan untuk calon bayi agar selama masa kehamilan agar perkembangan janin menjadi lebih optimal.

Nutrisi apa saja yang dibutuhkan Ibu hamil?

Berikut beragam nutrisi penting yang calon ibu harus penuhi:

1.Asam Folat

Asam Folat merupakan nutrisi yang sangat penting sejak seorang perempuan akan merencanakan kehamilan. Asam Folat memiliki peran dalam mengurangi resiko cacat lahir pada bayi, termasuk juga cacat pembentukan tabung saraf pada janin yang memengaruhi otak serta saraf tulang belakang.

Fungsi lainnya yaitu membantu mencegah keguguran dan kelahiran prematur pada bayi. Adapun kebutuhan asam folat harian adalah sebesar 600-800 mikrogram selama masa kehamilan.

Sumber Asam Folat alami dapat Anda temukan dibeberapat jenis makanan dan sayuran, diantaranya sayuran hijau, kacang-kacangan, hati sapi, telur, buah strawberi, jeruk, mangga, tomat, jeruk, dan kiwi.

Selain itu kebutuhan asam folat untuk ibu hamil juga dapat ditunjang dengan suplemen tambahan yang biasanya direkomendasikan oleh dokter kanduangan.

2. Protein

Protein memiliki peran dalam memperbaiki, menumbuhkan dan mengembangan jaringan, sel, dan otot yang mengalami kerusakan, termasuk perkembangan sel otak janin.

Selain itu, protein juga ikut andil dalam membantu pertumbuhan jaringan payudara dan meningkatkan suplai darah pada tubuh ibu hamil.

Adapun kebutuhan asupan protein untuk ibu hamil adalah sekitar 75–100 gram atau 2–3 porsi sumber protein per hari.

Beberapa makanan yang baik untuk ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan proteinnya diantaranya daging sapi tanpa lemak, daging ayam, ikan, daging domba, telur, tahu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan hati sapi.

3. Kalsium

Tahukan Anda, para wanita hamil membutuhkan kalsium hingga 1000 miligram perharinya. Kalsium berperan tidak hanya memperkuat tulang dan gigi ibu hamil, namun juga menguatkan pertumbuhan tulang dan gigi calon bayi.

Selain itu, kalsium juga membantu sistem peredaran darah, otak , dan saraf ibu hamil. Dan mencegah terjadinya Preeklamsia atau tekanan darah tinggi saat kehamilan. Serta mengurangi resiko terkena osteoporosis diusia lebih muda.

Sumber kalsium dapat Anda temukan dalam makanan anatara lainb susu, yogurt, keju, ikan salmon, bayam, seafood yang rendah mercuri, dan  kacang almond.

4. Vitamin D

Vitamin D berperan dalam penyerapan kalsium, sehingga dapat mengoptimalkan pertumbuhan tulang dan gigi janin. Dalam makanan, vitamin D bisa Anda dapati pada jamur, susu, sereal dan roti yang telah diperkaya vitamin D, serta telur.

Selain dari makanan, ibu hamil juga bisa mendapatkan Vitamin D secara alami dengan berjemur dipagi atau sore hari. Atau, ibu hamil dapat mengkonsumsi suplemen Vitamin D atas rekomendasi dokter sebagai tambahan.

5. Zat Besi

Selama masa kehamilan, ibu hamil membutuhkan asupan zat besi dua kali lipat dari wanita tidak hamil. Hal ini dikarenakan ibu hamil akan membuat lebih banyak darah untuk memasok oksigen pada calon bayi. Zat besi sendiri berfungsi untuk membuat hemoglobin yang bertugas membawa oksigen ke jaringan.

Kebutuhan zat besi pada ibu hamil menurut tabel Angka Kecukupan Gizi berkisar antara 9 hingga 18 miligram setiap harinya. Dan akan terus bertambah seiring bertambahnya usia kehamilan.

Agar tercukupi kebutuhan zat besi setiap harinya, ibu hamil dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan diantaranya daging merah tanpa lemak, ikan, ayam, lobak, sayuran hijau seperti bayam, selada, kubis, kacang merah, roti, sereal, dan oatmeal.

Selain tu, biasanya dokter kandungan akan memberikan suplemen zat besi tambahan yang harus dikonsumsi setiap harinya.

6. Lemak

Selama masa kehamilan, lemak menjadi salah satu nutrisi yang harus dicukupi sehari-hari. Lemak memiliki fungsi dalamn perkembangan otak dan mata calon bayi.

Fungsi lainnya adalah memelihara kondisi plasenta dan cairan ketuban selama 9 bulan kehamilan,  membesarkan otot rahim, peningkatan volume darah, dan untuk memperbesar jaringan payudara sebagai persiapan masa menyusui nantinya

Selain itu asupan lemak yang cukup memiliki fungsi memenuhi kebutuhan energi harian dan energi ibu dan janin saat persalinan terutama persalinan normal.

Jenis makanan yang dapat dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan lemak ibu hamil antara lain ikan salmon, buah alpukat, dan kacang-kacangan. Sangat dianjurkan untuk menghindari lemak jahat yang bersumber dari gorengan, makanan cepat saji dan makanan kemasan.

7. Karbohidrat

Selain lemak, karbohidrat juga memiliki fungsi untuk memberikan energi pada ibu hamil. Jika energi yang dimiliki ibu hamil cukup, maka akan mencegah ibu hamil cepat lelah dan lemas dalam berkegiatan sehari-hari.

Namun bukan berarti dengan alasan kehamilan, pengkonsumsian karbohidrat menjadi dua kali lipat dari tidak hamil. Ibu hamil dianjurkan untuk tetap mengatur pengkonsumsian karbohidrat agar tidak terjadi pelonjakan gula darah yang drastis.

Karbohidrat yang disarankan untuk ibu hamil adalah karbohidrat kompleks antara lain nasi merah, roti gandum, dan kentang.

8. Serat

Serat yang dikonsumsi selama masa kehamilan dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan menghindari resiko diabetes pada ibu hamil. Selain itu, serat dapat menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah ibu hamil mengalami sembelit.

Untuk memenuhi kebutuhan akan serat, ibu hamil dapat mengonsumsi sayuran berdaun hijau, oatmeal, serta kacang-kacangan.

9. Kolin

Kolin juga menjadi salah satu nutrisi yang sangat penting untuk ibu hamil. Kolin dapat membanu mencegah calon bayi dari cacat lahir tertutama pada otak dan tulang belakang. Selain itu, kolin membantu meningkatkan perkembangan otak calon bayi di dalam kandungan.

Adapun makanan yang dapat dikonsumsi ibu hamil yang mengandung kolin antara lain telur, ikan salmon, ayam, brokoli, dan kacang-kacangan.

Itulah beberapa nutri penting dan sumber untuk mendapatkannya untuk ibu hamil, semoga informasi ini bermanfaat untuk anda. Terimakasih.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.